logo
Cara Pengajuan Sertifikat Elektronik ke DJP

Cara Pengajuan Sertifikat Elektronik ke DJP

D
Dias Ratri Pinasti
04 Mar, 2025
linkedintwitterwhatsappfacebook

Sertifikat elektronik menjadi hal yang penting dalam sistem perpajakan di Indonesia, terutama dengan penerapan sistem coretax. Sertifikat digital ini berfungsi sebagai alat autentikasi dan verifikasi identitas wajib pajak untuk mengakses layanan perpajakan secara online. Oleh karena itu, penting bagi wajib pajak untuk mengetahui cara mengajukan sertifikat elektronik ini.

 

Apa Itu Sertifikat Elektronik?

 

Sertifikat elektronik coretax adalah dokumen elektronik yang berisi identitas dan tanda tangan elektronik wajib pajak. Dokumen ini tidak hanya berfungsi untuk mengakses layanan perpajakan digital, tetapi juga untuk penandatanganan dokumen pajak secara elektronik. Sertifikat ini dibedakan menjadi dua jenis: sertifikat elektronik tersertifikasi yang dikeluarkan oleh Penyelenggara Sertifikasi Elektronik, dan kode otorisasi DJP yang dikeluarkan langsung oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

 

Mengapa Sertifikat Elektronik Diperlukan?

 

Sertifikat elektronik diperlukan untuk berbagai fungsi, seperti:

 
  • Mengakses layanan perpajakan online.
  • Menandatangani dokumen perpajakan secara elektronik.
  • Memverifikasi identitas wajib pajak untuk transaksi-perpajakan online.
  • Mendukung keamanan dan keabsahan transaksi digital.
 

Prosedur Pengajuan Sertifikat Elektronik ke DJP

 

Berikut adalah langkah-langkah dalam pengajuan sertifikat elektronik ke DJP:

 
  1. Masuk ke Sistem Coretax

Langkah pertama adalah mengakses sistem coretax dengan menggunakan NIK atau NPWP sebagai username, diikuti dengan kata sandi dan kode keamanan yang telah ditentukan.

  1. Akses Menu Permohonan Sertifikat Digital

Setelah berhasil login, wajib pajak perlu mengakses menu permohonan sertifikat digital yang terdapat dalam sistem coretax.

  1. Isi Formulir Permohonan

Wajib pajak harus mengisi formulir permohonan yang tersedia. Pada bagian ini, pilih jenis sertifikat elektronik yang ingin diajukan, apakah sertifikat elektronik tersertifikasi atau kode otorisasi DJP.

  1. Verifikasi Identitas

Setelah mengisi formulir, wajib pajak harus melakukan verifikasi identitas. Ini dilakukan dengan cara swafoto untuk memastikan bahwa wajah pemohon sesuai dengan foto yang ada di e-KTP.

  1. Pernyataan Wajib Pajak

Selanjutnya, wajib pajak harus mencentang kolom pernyataan yang menyatakan bahwa data yang diberikan adalah benar dan lengkap. Setelah itu, klik tombol untuk mengirim permohonan.

  1. Proses Verifikasi oleh DJP

Permohonan yang telah diajukan akan diperiksa dan diverifikasi oleh DJP. Jika disetujui, sertifikat digital atau kode otorisasi tersebut akan diterbitkan dan dapat digunakan untuk layanan perpajakan.

  1. Setelah Sertifikat Diterbitkan

Setelah mendapatkan sertifikat elektronik, wajib pajak dapat mulai memanfaatkannya untuk berbagai layanan perpajakan. Sertifikat ini memungkinkan wajib pajak untuk melakukan penandatanganan dokumen perpajakan secara digital, serta mengakses layanan perpajakan yang lebih modern dan efisien.

 

Proses pengajuan sertifikat elektronik ke DJP memang memerlukan beberapa tahapan, namun dengan mengikuti langkah-langkah di atas, wajib pajak dapat dengan mudah mendapatkan sertifikat yang diperlukan. Hal ini tidak hanya mempermudah proses perpajakan tetapi juga mendukung keamanan dalam bertransaksi secara elektronik. Dengan peluncuran sistem coretax, DJP berharap dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan administrasi perpajakan di Indonesia.

Postingan Terbaru

logo
Persatuan Ahli Digitalisasi Pajak Indonesia (PADIPI)
adalah Organisasi profesi Operator dan Teknisi Perpajakan Indonesia yang ahli dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan dengan memanfaatkan teknologi perpajakan digital terkini di Indonesia
Copyright © 2026 Persatuan Ahli Digitalisasi Pajak Indonesia